
Arsip audiovisual menceritakan kepada kita kisah-kisah tentang kehidupan dan budaya orang-orang dari seluruh dunia. Mereka mewakili warisan yang tak ternilai yang merupakan penegasan dari memori kolektif kita dan sumber pengetahuan yang berharga karena mencerminkan warisan budaya, sosial dan bahasa dari komunitas kita. Mereka membantu kita tumbuh dan memahami dunia yang kita semua bagikan. Melestarikan warisan ini dan memastikannya tetap dapat diakses oleh publik dan generasi mendatang adalah tujuan vital bagi semua lembaga memori serta masyarakat luas. Arsip UNESCO telah meluncurkan proyek ‘ Digitalisasi sejarah UNESCO bersama kami ‘ dengan tujuan ini dalam pikiran.
Hari Warisan Audiovisual Sedunia (WDAH) adalah peringatan adopsi, pada tahun 1980 oleh Konferensi Umum ke-21, dari Rekomendasi untuk Perlindungan dan Pelestarian Gambar Bergerak. Hari Dunia menyediakan kesempatan untuk meningkatkan kesadaran umum tentang perlunya mengambil langkah-langkah mendesak dan mengakui pentingnya dokumen audiovisual.
Dengan cara ini, Hari Dunia juga berfungsi sebagai kesempatan bagi Negara-negara Anggota UNESCO untuk mengevaluasi kinerja mereka sehubungan dengan penerapan Rekomendasi 2015 Mengenai Pelestarian, dan Akses ke, Warisan Dokumenter, Termasuk dalam Formulir Digital.
WDAH memenuhi mandat konstitusional UNESCO untuk mempromosikan “aliran bebas gagasan melalui kata dan gambar” sebagai representasi dari warisan dan memori kita bersama. Dengan melakukan hal itu, Day menyoroti peran warisan dalam membangun pertahanan perdamaian dalam pikiran orang.
PESAN DARI DIREKTUR JENDERAL
“Hari Dunia untuk Warisan Audiovisual, yang tahun ini berupaya untuk” Terlibat dengan Masa Lalu melalui Suara dan Gambar “, adalah kesempatan untuk mengingat pentingnya bahan audiovisual untuk menghubungkan dengan sejarah dan pemahaman kita tentang siapa kita saat ini. Abad yang lalu adalah ditandai oleh perkembangan manusia yang belum pernah terjadi sebelumnya dan peristiwa-peristiwa yang membentuk dunia. Kita harus memastikan bahwa pelajarannya disampaikan kepada generasi mendatang. “
– Audrey Azoulay, Direktur Jenderal UNESCO pada kesempatan Hari Dunia untuk Warisan Audiovisual 2019
Unduh pesan lengkap dalam format PDF
Bahasa Inggris | Français | Español | Русский | العربية | 中文
PERAYAAN WDAH PADA TAHUN 2019
Tahun ini tema Hari Dunia untuk Warisan Audiovisual adalah “Libatkan Suara Melalui Masa Lalu dan Gambar” .
Sejarah kolektif kita sering ditangkap dalam format film, video, audio atau digital, dan melalui ini, kita terlibat untuk belajar tentang masa lalu dan untuk berbagi sejarah kita sendiri dengan generasi mendatang.Semakin banyak rekaman berfungsi sebagai ingatan kita dan menceritakan kisah-kisah yang merupakan warisan budaya kita. Sebagai pengakuan atas upaya pelestarian ribuan arsiparis, pustakawan dan pengasuh di seluruh dunia yang peduli dengan koleksi berharga ini, Hari Dunia untuk Warisan Audiovisual tahun ini kembali merayakan dedikasi dan keahlian mereka. Tanpa pengetahuan dan pengabdian yang diperlukan untuk melestarikan, mendigitalkan, dan menyediakan akses, sebagian besar warisan budaya kita akan hilang untuk hilang selamanya.

Acara di Situs Web Resmi CCAAA

Materi komunikasi
APA YANG DILAKUKAN UNESCO UNTUK WARISAN AUDIOVISUAL

Memori Dunia

Digitalisasi sejarah UNESCO Bersama kami: Proyek Arsip UNESCO

Arsip Multimedia UNESCO
TERLIBAT

Berlangganan Newsletter Komunikasi dan Informasi

Ikuti Hari di Twitter
MATERI LATAR BELAKANG
Dokumen
Situs web
Perayaan sebelumnya
UNESCO menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap semua bentuk pelecehan
